Home » Skripsi Akuntansi » USAHA MENGURANGI BIAYA PRODUKSI DENGAN MENGGUNAKAN PENDEKATAN TARGET COSTING DAN KAIZEN COSTING (Studi Kasus Pada PT Pesona Remaja Malang)

USAHA MENGURANGI BIAYA PRODUKSI DENGAN MENGGUNAKAN PENDEKATAN TARGET COSTING DAN KAIZEN COSTING (Studi Kasus Pada PT Pesona Remaja Malang)

Statistik

  • 1,413,028 Kunjungan

EFFORT TO REDUCE COST PRODUCTION BY USING TARGET COSTING AND KAIZEN COSTING APPROACH 

(Case Study On PT. Pesona Remaja Malang)

 

 

ABSTRACT

 

By: Edy Purwanto

Supervisor: Didiet Poernawan A. SE., MBA., Ak

 

The objectives of this research are to know how target costing and kaizen costing can be applied and how far is the result that will be got. Target Costing is product cost estimation (or service) long-range which if it sold enable company to  reaching targeted profit. Kaizen costing is method to reduce cost through increasing production process efficiency on existing product. This research combines both target costing and kaizen costing to cost reduction.

The type of this research is a descriptive research with case study at PT Pesona Remaja Malang. This research begin with determining objective, a kaizen effort that based on market product price and must be pursued. Then, it is followed with extravagance identifying and elimination. The result are the elimination and the minimization of usage of raw material extravagance, supply of  raw material extravagance, packaging process extravagance, work movement extravagance, , and transportation extravagance.

 The final step of kaizen costing process is evaluating implementation of kaizen costing. Evaluation is performed by comparing the economizing results that have been got actually with the objective has been determined since in beginning. The result of Evaluation shows that PT. Pesona Remaja have succeeded to lessen company production cost by using target costing and kaizen costing.

Kaizen costing is a method with small step where every unit of an individual can adopt. So Kaizen costing can be an alternative way to reduce and increase efficiency.

 

 

Key word:,  target costing, kaizen costing, cost reduction extravagance, extravagance elimination, small step.

 

 

 USAHA MENGURANGI BIAYA PRODUKSI DENGAN MENGGUNAKAN PENDEKATAN TARGET COSTING DAN KAIZEN COSTING 

(Study Kasus Pada PT. Pesona Remaja Malang)

 

 

ABSTRAK

 

 Oleh: Edy Purwanto

Dosen Pembimbing: Didiet Poernawan A. SE., MBA., Ak

 

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui bagaimana target costing dan kaizen costing dapat diterapkan dan sejauh mana hasil yang bakal diperoleh. Target costing merupakan estimasi biaya produk (atau jasa) jangka panjang yang kalau dijual memungkinkan perusahaan mencapai laba yang ditargetkan. Kaizen costing adalah suatu metode untuk menurunkan biaya melalui peningkatan efisiensi proses pada produk yang sudah ada. Penelitian ini menggabungkan antara target costing dengan kaizen costing untuk pengurangan biaya.

Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif dengan jenis studi kasus pada PT Pesona Remaja Malang. Penelitian di PT. Pesona Remaja, diawali dengan menentukan tujuan, yaitu usaha kaizen yang berdasarkan harga yang ingin dibayarkan konsumen dan harus dicapai. Setelah itu dimulailah mengidentifikasi dan mengeliminasi pemborosan. Hasilnya adalah dieliminasinya pemborosan dan diminimumkannya pemborosan; pemakaian bahan baku, persediaan bahan baku, proses pengemasan, proses pengepakan, serta pemborosan gerak kerja, dan pemborosan transportasi.

Langkah terakhir yang dilakukan adalah mengevaluasi implementasi kaizen costing. Evaluasi dilakukan dengan membandingkan penghematan aktual yang berhasil diperoleh dengan tujuan yang telah ditetapkan di awal. Hasil evaluasi menunjukkan PT Pesona Remaja telah berhasil mengurangi biaya produksi perusahaan dengan menggunakan target costing dan kaizen costing.

Kaizen costing merupakan metode dengan langkah kecil, yang dapat diterapkan pada setiap unit bisnis. Oleh karena itu kaizen costing dapat menjadi jalan alternatif untuk menurunkan biaya dan meningkatkan efisiensi sebuah perusahaan. 

 

 

Kata Kunci:  target costing, kaizen costing, pengurangan biaya,  pemborosan, eliminasi pemborosan, langkah kecil

 

BAB I

PENDAHULUAN

 

1.1 Latar belakang masalah

Persaingan yang sangat tajam terjadi di semua lini usaha dalam era perdagangan bebas. Fakta ini membawa dampak positif dan negatif bagi Indonesia. Adapun dampak positifnya adalah memberikan peluang bagi Indonesia untuk mengekspor produk yang semakin luas. Sedangkan dampak negatifnya adalah persaingan yang terjadi bukan hanya antar pelaku bisnis domestik, tetapi melibatkan pula pelaku bisnis dari luar negeri yang semakin bebas memasarkan produk di Indonesia. 

Sejalan dengan perkembangan teknologi dewasa ini, jenis-jenis produk makin bertambah jumlahnya. Seiring dengan itu, persoalan yang dihadapi perusahaan terutama perusahaan industri akan semakin komplek. Hal ini menuntut manajemen perusahaan untuk menentukan suatu tindakan dengan memilih berbagai alternatif dan kebijaksanaan dalam mengambil keputusan yang sebaik-baiknya agar tujuan perusahaan dapat tercapai. Salah satu tujuan yang paling utama adalah optimalisasi laba atau keuntungan.

Perusahaan yang ingin berkembang atau paling tidak bertahan hidup harus mampu menghasilkan produksi yang tinggi dengan kualitas yang baik. Hasil produksi yang tinggi akan tercapai apabila perusahaan memiliki efisiensi produksi yang tinggi. Akan tetapi untuk mencapai efisiensi produksi yang tinggi ini tidak mudah, karena banyak faktor yang mempengaruhinya, baik faktor internal maupun eksternal perusahaan. Faktor-faktor tersebut antara lain tenaga kerja, bahan baku, mesin, metode produksi dan pasar. 

Agar dapat bersaing dalam pasaran sekarang, perusahaan harus dapat menciptakan suatu produk baik barang maupun jasa yang harganya lebih rendah atau paling tidak sama dengan harga yang ditawarkan para pesaingnya. Untuk dapat memperoleh produk seperti itu, perusahaan harus berusaha sebisa mungkin mengurangi biaya yang harus dikeluarkan pada proses porduksinya. Salah satu metode yang digunakan oleh perusahaan-perusahaan di Jepang untuk lolos dari keterpurukan setelah kalah perang dan dibom atom setelah perang dunia kedua adalah target costing. Konsep target costing sangat sesuai sejalan dengan meningkatnya persaingan serta tingkat penawaran yang jauh melampaui tingkat permintaan, maka kekuatan pasar memberi pengaruh yang semakin besar terhadap tingkat harga. Untuk itulah diperlukan target costing untuk dapat mencapai tujuan perusahaan dalam rangka pengurangan biaya (cost reduction), yang pada akhirnya akan membawa dampak terhadap tingkat harga yang kompetitif.

Target costing merupakan sebuah perubahan terhadap pola pikir selama ini, serta merupakan kunci jangka panjang bagi kelangsungan hidup, pertumbuhan dan kemakmuran suatu perusahaan dalam lingkungan yan kompetitif dan terus menerus berubah ini. Dengan target costing, perusahaan dapat merancang sebuah produk atau jasa yang dapat memenuhi kebutuhan konsumen sekaligus dapat mencapai target laba perusahaan secara simultan, karena target costing mempertimbangkan seluruh biaya produk dalam siklus hidup produk, dan bertujuan untuk menurunkan biaya total sebuah produk.

Setelah mengetahui target biaya yang harus dikeluarkan agar dapat menghasilkan produk yang dapat bersaing, langkah selanjutnya adalah memproduksi barang atau jasa tersebut. Untuk pelaksanaannya akan lebih baik apabila perusahaan menggunakan metode yang juga berasal dari Jepang yaitu kaizen costing. Kaizen costing adalah konsep perbaikan terus menerus (continuous improvement) dimana disetiap tahap produksi diusahakan adanya perbaikan-perbaikan agar lebih optimal dan efektif, sehingga nantinya akan dapat mengurangi biaya.

Krisis minyak pada tahun 1970-anlah yang memicu kesabaran pentingnya peranan kaizen dalam berbisnis, dimana pada tahun tersebut membawa perubahan dalam dunia usaha dimana terjadi peningkatan yang tajam pada biaya bahan, energi, dan karyawan; sarana produksi yang melebihi kapasitas; peningkatan persaingan antar perusahaan; perubahan nilai pelanggan yang menuntut mutu lebih baik; dan lain-lain. Perubahan kondisi tersebut segera disikapi oleh orang-orang Jepang dengan menggunakan kaizen, sementara dunia Barat masih terbuai oleh inovasi. 

Kaizen sendiri dimulai dengan menyadari akan adanya permasalahan, bahwa setiap perusahaan mempunyai masalah. Kaizen sekaligus juga merupakan salah satu metode pemecahan masalah dengan membentuk budaya perusahaan di mana setiap orang dapat mengajukan masalahnya dengan bebas.

Inti dari kaizen sebagai strategi ialah manajemen harus berusaha untuk memuaskan pelanggan dan memenuhi kebutuhan pelanggan bila ingin tetap hidup dan memperoleh laba. Satu perbedaan besar antara kaizen dengan konsep Barat adalah mengenai orientasinya. Kaizen berorientasi pada proses, sedangkan konsep Barat lebih berorientasi pada hasil dan inovasi. Kaizen juga membawa perubahan, tetapi perubahan kecil, berangsur dan terus menerus, sedangkan inovasi membawa perubahan besar hanya tidak kontinu. Sebenarnya antara kaizen dan inovasi tidaklah perlu dipertentangkan. Mengutamakan kaizen bukan berarti inovasi diabaikan, begitu pula sebaliknya, keduanya tetap diperlukan bagi pertumbuhan dan perkembangan sebuah perusahaan.

Jadi, semakin jelas bahwa perusahaan sebaiknya melakukan target costing dan kaizen costing guna menghasilkan produk yang berkualitas yang dapat bersaing tetapi juga tetap dapat menghasilkan keuntungan atau laba sesuai dengan yang diharapkan. Atas dasar uraian di atas penulis mencoba mengimplementasikan target costing dan kaizen costing dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam dunia bisnis. Oleh karenanya penulis mengambil judul sebagai berikut: ”USAHA MENGURANGI BIAYA PRODUKSI DENGAN MENGGUNAKAN PENDEKATAN TARGET COSTING DAN KAIZEN COSTING (Studi Kasus Pada PT Pesona Remaja Malang)”.

1.2 Perumusan dan Pembatasan Masalah

 1.2.1 Perumusan Masalah

Permasalahan dalam penelitian ini dirumuskan sebagai berikut: Bagaimanakah dampak penerapan target costing dan kaizen costing terhadap usaha untuk mengurangi biaya (cost reduction) pada perusahaan?

 1.2.2 Pembatasan Masalah

Penelitian ini dibatasi pada proses produksi dan laporan keuangan perusahaan bersangkutan yang berhubungan dengan bahan baku, khususnya laporan produksi dan laporan pemakaian bahan baku, yang terutama berkaitan dengan metode target costing dan kaizen costing.

 

1.3 Tujuan dan Manfaat Penelitian

 1.3.1 Tujuan Penelitian

Tujuan penelitian yang penulis lakukan adalah untuk mengetahui pengaruh penerapan target costing dan kaizen costing terhadap pengurangan biaya yang terjadi di perusahaan.

  1.3.2 Manfaat penelitian 

Bagi Penulis

Menambah pengetahuan penulis tentang semua kegiatan di perusahaan terutama dalam upaya untuk mengurangi biaya dengan menggunakan target costing dan kaizen costing.

Bagi Perusahaan

 Hasil penelitian ini diharapkan dapat dipergunakan sebagai bahan masukan dalam menentukan kebijakan manajemen selanjutnya yang berhubungan dengan pengurangan biaya yang paling tepat bagi perusahaan dan meningkatkan pengendalian biaya dalam perusahaan.

Bagi Pembaca

 Akan dapat dijadikan sebagai bahan referensi bagi semua pihak yang akan melanjutkan penelitian lebih jauh sesuai dengan pokok bahasan ini.

 

About these ads

3 Comments

  1. thnkz buat infonya. sangat membantu tugas kuliah ku… :)

  2. febby says:

    metode kaizen costing dan target costingnya tolong jelaskan dunk bagaimana cara perhitungannya….

    thank you…

  3. pipit says:

    alat analisis target costing apa ci?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 94 other followers

%d bloggers like this: